PAUD TPQ Al Ma’sum Kunjungi SMA Negeri 1 Rengel, Belajar Seru di Kebun SIKAP dan Kebun SFC.

Rengel – SMA Negeri 1 Rengel terus berupaya menghadirkan lingkungan sekolah sebagai ruang belajar yang terbuka, kreatif, dan menyenangkan. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan kunjungan edukatif PAUD TPQ Al Ma’sum ke SMA Negeri 1 Rengel. Dalam kegiatan ini, peserta didik diajak belajar sambil bermain dengan memanfaatkan berbagai fasilitas dan lingkungan sekolah, khususnya program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) dan SFC (School Food Care).
Kegiatan kunjungan ini menjadi bentuk pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yang kontekstual. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman belajar melalui penjelasan, tetapi juga berkesempatan mengamati secara langsung berbagai aktivitas dan potensi yang ada di lingkungan sekolah. Melalui kunjungan ke kebun SIKAP, anak-anak dikenalkan dengan lingkungan pertanian sederhana, tanaman, serta pentingnya merawat dan menjaga kelestarian alam. Suasana belajar dibuat menyenangkan agar peserta didik dapat mengenal lingkungan sekitar melalui pengalaman langsung.
Selain itu, program SFC menjadi salah satu wahana pembelajaran untuk mengenalkan pentingnya makanan sehat, kepedulian terhadap pangan, serta kebiasaan hidup yang baik sejak usia dini. Anak-anak juga diajak mengenal lingkungan sekolah yang asri dan berbagai fasilitas pendukung pembelajaran. Bagi SMA Negeri 1 Rengel, kegiatan ini bukan sekadar menerima kunjungan, melainkan bagian dari upaya mengembangkan fungsi sekolah sebagai ruang belajar yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai jenjang pendidikan. Program SIKAP dan SFC diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi warga sekolah, tetapi juga dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen SMA Negeri 1 Rengel dalam membangun budaya peduli lingkungan, ketahanan pangan, dan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui kolaborasi dan interaksi antarlembaga pendidikan, nilai-nilai positif dapat dikenalkan sejak dini dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan bermakna.
Belajar tidak harus selalu di dalam kelas. Alam dan lingkungan sekitar pun dapat menjadi guru yang memberikan pengalaman berharga.
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini